ACL ( Access Control List )
A. Apa Itu ACL ?
ACL atau sering disebut Access Control List adalah metode selektivitas terhadap packet data yang akan
dikirimkan pada alamat yang dituju. Secara sederhana ACL dapat kita ilustrasikan
seperti halnya sebuah standard keamanan. ACL dapat berisi daftar IP
address, MAC Address, subnet, atau port yang diperbolehkan maupun ditolak untuk
melewati jaringan.
ACL memiliki 2 jenis yaitu Standard ACL Dan Extended ACL
1. Standard ACL
Standard ACL
merupakan jenis ACL yang paling sederhana. Standard ACL hanya melakukan
filtering pada alamat sumber (Source) dari paket yang dikirimkan. Alamat sumber
yang dimaksud dapat berupa alamat sumber dari jaringan (Network Address) atau
alamat sumber dari host. Standard ACL dapat diimplementasikan pada proses
filtering protocol TCP, UDP atau pada nomor port yang digunakan.
2. Extended ACL
Extended ACL
merupakan jenis ACL yang mampu memberikan tingkat keamanan yang lebih baik
ketimbang Standard ACL. Extended ACL mampu melakukan filtering pada alamat
sumber (source) dan alamat tujuan (destination). Selain itu extended ACL
memberikan keleluasaan kepada admin jaringan dalam melakukan proses filtering
dengan tujuan yang lebih spesifik.
B. Cara Kerja ACL
Prinsip dasar cara
kerja ACL adalah mencocokkan setiap packet yang akan dikirim dengan informasi
yang telah dipetakan sebelumnya didalam daftar akses. Seandainya packet yang
dikirim sesuai dengan kriteria yang didefinisikan didalam daftar akses, maka
packet tersebut akan diijinkan (permit) untuk melawati router untuk kemudian
diteruskan ke alamat yang dituju oleh packet. Tetapi, seandainya packet yang
dikirim tidak sesuai dengan kriteria yang telah didefinisikan didalam daftar
akses, maka packet yang akan dikirim tersebut langsung ditolak(deny).
Jadi misalkan ada
sebuah PC (Personal Komputer ) ingin terkoneksi dengan router harus terdaftar
terlebih dahulu di list makan akan terkoneksi tapi bila belum ter daftar akan
di tolak dan tidak dapat teroneksi.
C. Fungsi ACL
a. Membatasi trafik
jaringan untuk meningkatkan kinerja jaringan.
b. Mengatur jalur trafik, salah satu
contohnya adalah menghentikan routing update jika tidak diperlukan untuk
menghemat bandwith.
c. Pengontrolan daerah
klien untuk mendapatkan akses jaringan.
d. Dapat memberikan hak akses keamanan
dalam jaringan.
e. Memutuskan atau
memblock trafik melalui interface router.
D. Jenis Traffic ACL
1. Inbound ACL, Pada jenis ini,
paket data yang datang dari arah dalam diproses sebelum dilakukan proses
routing ke interface yang menuju arah keluar.
2. Outbond ACL, Pada jenis ini,
paket data yang datang dari arah luar diarahkan ke interface router kemudian di
proses oleh ACL tersebut.
E. Kelebihan dan
kekurangan ACL
a. Kelebihan
1. Keamanan yang baik
untuk setiap computer atau server.
2. Mengatur jalur
komunikasi jaringan dengan menggunakan teknik routing.
3. Jalur komunikasi yang
terdifinisi.
b. Kekurangan
1. Komunikasi untuk
setiap komputer terbatas.
2. Implementasi ACL
membutuhkan waktu yang cukup lama karena melibatkan struktur komunikasi router.
Komentar
Posting Komentar